Mazwimen, Best Choice 4 Better Future

Jumat, 19 Februari 2016

Pengertian Pengadilan Ad Hoc

0 komentar
Pada materi Hak Asasi Manusia (HAM), upaya perlindungan dan penegakkan HAM salah satunya dilakukan oleh Pengadilan Ad Hoc. Lalu, apa itu pengadilan Ad Hoc?

Menurut Jimli Ash Sidiqi, Pengadilan ad hoc adalah suatu pengadilan yang bersifat tidak permanen dan pembentukannya sejak semula dimaksudkan hanya untuk sementara waktu dan untuk menangani peristiwa tertentu.
Pada pengadilan khusus dapat diangkat hakim ad hoc untuk memeriksa, mengadili, danmemutus perkara, yang membutuhkan keahlian dan pengalaman dalam bidang tertentudan dalam jangka waktu tertentu.”

Sumber lain menyebutkan, pengertian pengadilan HAM ad hoc adalah suatu lembaga pengadilan yang mempunyai wewenang untuk memproses peradilan kepada mereka yang melakukan pelanggaran HAM yang berat. Mereka yang melanggar HAM akan diproses dan diberlakukan surut sebelum UU No. 26 Tahun 2000 tentang peradilan HAM diberlakukan. HAM atau Hak Asasi Manusia memang harus dilindungi dan jika seseorang melakukan pelanggaran terhadap HAM orang lain, maka dia akan dikenakan sanksi atau hukuman.

Pengertian pengadilan HAM ad hoc adalah pengadilan yang digunakan untuk menindak lanjuti tentang pelanggaran HAM yang dilakukan oleh seseorang ataupun kelompok terhadap orang lain atau kelompok lain dengan catatan pelanggaran HAM tersebut bersifat berat atau merugikan. Pengadilan HAM ad hoc ini dimaksudkan untuk melindungi hak asasi manusia serta bisa memelihara perdamaian. Untuk memberikan perlindungan, kepastian, perasaan aman dan juga keadilan bagi setiap orang ataupun kelompok masyarakat maka pengadilan HAM ad hoc ini dibentuk.

Arti pengadilan HAM ad hoc sesuai dengan pendapat Mahfud MD dan Jimly Asshiddique adalah suatu pengadilan yang memiliki sifat tidak permanen dan dibentuk hanya untuk menangani peristiwa tertentu saja. Dalam hal ini ad hoc dimaksudkan hanya bersifat sementara dimana jika ada suatu kejadian atau masalah saja. Tujuan pengadilan ham ad hoc ini diharapkan bisa mengurangi tindak kejahatan atau pelecehan terhadap HAM seseorang maupun kelompok tertentu.


Sumber:
- http://hukum.kompasiana.com/2012/05/21/perlunya-pengadilan-ad-hoc-di-pengadilan-agama-458801.html
- http://www.pengertianmenurutparaahli.com/pengertian-pengadilan-ham-ad-hoc/
Continue reading →
Selasa, 12 Agustus 2014

Jaringan Internet dan Intranet

1 komentar
 Pengertian
a) Internet
Internet kepanjangan dari Interconnected Network yang memiliki arti hubungan antar jaringan. Internet berasal dari dua kata yaitu international (dunia) Networking (jaringan). Internet adalah sekumpulan jaringan komputer yang berkomunikasi satu sama lain yang tersusun atas ratusan bahkan jutaan komputer yang tersebar di seluruh dunia.
b) Intranet
Intranet berasal dari kata Intra = Internal Networking artinya jaringan.
Intranet adalah jaringan komputer yang di gunakan secara internal oleh sebuah lembaga atau organisasi tertentu.
2. Perbedaan Internet, Intranet dan Ekstranet
Perbedaan ketiga pengertian itu terletak pada layanan jasa yang diberikan
Ø Internet dapat melayani semua orang dan semua kepentingan
Ø Intranet hanya dapat melayani atau digunakan oleh satu organisasi atau perusahaan saja
Ø Ekstranet adalah pengaksesan informasi yang di akses dari jaringan luar
3. Keuntungan dan kerugian dari adanya intranet
a) Keuntungan dari adanya jaringan intranet
Ø Produktivitas kerja
Ø Penghematan waktu
Ø Kemudahan komunikasi
Ø Efektifitas biaya
Ø Keseragaam informasi
Ø Meningkatkan kerjasama
b) Kerugian dari adanya jaringan intranet
§ Terjadi Misinformasi dan Miskomunikasi
§ Pertukaran informasi yang tak sesuai/ tidak sopan/ kotor atau kasar
§ Diperlukan pelatihan untuk mendidik anggota
§ Diperlukan tenaga ahli khusus untuk mengembangkan internet
§ Terjadi overload data jika tidak terkontrol
4. Keuntungan dan kerugian dari adanya internet
a) Keuntungan dari adanya jaringan internet
v Pertukaran informasi dapat dilakukan dengan cepat
v Penghematan waktu
v Penggunaan sumberdaya bersama-sama dengan mudah dan efisien
v Fleksibel, maksudnya perangkat maupun penunjang internet dapat dilakukan dengan mudah
v Tersedianya layanan bisnis (e-commerce atau e-business), Pendidikan (e-learning), pemerintah (e-government) dll
v Transformasi ilmu dan teknologi dengan cepat dan mudah
b) Kerugian dari adanya jaringan internet
* Membutuhkan banyak infrastruktur
* Harganya relatif mahal
* Pertukaran informasi yang tak terbatas dan tidak bisa dibatasi karena tidak ada pengawasan, menimbulkan efek-efek negatif.
* Menimbulkan kriminalitas jika digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
5. Sejarah Internet
v Pada 1969 Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) mengadakan riset tentang menghubungkan sejumlah computer sehingga membentuk jaringan organic. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.
v Tahun 1969, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi popular. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”.
v Tahun 1973, jaringan computer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroup pertama yang diberi nama USENET.
v Pada tahun 1982 dibentuk Transmission control protocol atau TCP dan internet protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan computer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan computer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET. Untuk menyeragamkan alamat di jaringan computer yang ada.
v Pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Bomain Name System.
v Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat.
v Tahun 1990 adalah tahun yang bersejarah, ketika tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu computer dengan computer yang lainya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau world wide web.
v Tahun 1994, situs internet telah tumbuh untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! Didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.
6. Jaringan computer berdasarkan jangkauan wilayah
a. LAN (Local Area Network)
LAN adalah jaringan yang menghubungkan beberapa computer yang saling berkomunikasi dalam satu ruang geografis terbatas, missal dalam suatu ruangan, suatu gedung, atau suatu kampus. Jaraknya 1m s.d 1km.
b. MAN (Metropolitan Area Network)
MAN adalah jaringan yang menghubungkan beberapa jaringan LAN yang saling berkomunikasi dalam satu kota, kabupaten atau provinsi. Missal berhubungan antar kampus, antar kantor dalam satu kota, kabupaten atau provinsi. Jaraknya dari 1km sampai 100km.
c. WAN (Wide Area Networ)
WAN adalah jaringan yang menghubungkan beberapa jaringan MAN yang saling berkomunikasi dalam satu Negara tau Benua. Jaraknya 100 km sampai 1000 km.
d. Internet
Internet adalah jaringan yang menghubungkan beberapa jaringan WAN yang saling berkomunikasi di seluruh dunia. Jaraknya ±10.000km.
7. Jaringan computer berdasarkan metode koneksinya, ada dua yaitu:
a) Wired/wireline network adalah jaringan yang berkabel. Kabel yang digunakan adalah kabel koaksial, ….Twisted fair yang meliputi kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) dan kabel STP (shielded Twisted Pair) serta ….serat optic (FO, Fiber Optik)
b) Wireless Network adalah jaringan tanpa kabel/nirkabel yang merupakan jaringan yang menggunakan gelombang radio untuk berkoneksinya.
8. Jaringan computer berdasarkan Topologinya
MACAM-MACAM TOPOLOGI JARINGAN
Topologi jaringan adalah struktur jaringan yang mengidentifikasi cara bagaimana simpul atau pusat didalam jaringan berhubungan. Jenis-jenisnya:
a. Topologi Star
Topologi jaringan ini merupakan jaringan berbentuk bintang yang menghubungkan tiap nude dengan menggunakan alat penghubung terpusat yaitu kosentator.
Kelebihan:
Ø Jaringan mudah dikembangkan, dengan cara menarik kabel menuju kosentrator.
Ø Jika salah satu kabel putus, tidak berpengaruh karena ada kosentrator
Ø Ada pengontrol jaringan yaitu kosentrator
Kekurangan:
Ø Jika kosentrator rusak, jaringan tidak akan berfungsi
Ø Bila pengiriman data bersamaan akan terjadi bentrokan
b. Topologi Bus
Topologi jaringan ini merupakan jaringan yang semua computer / nude mempunyai kesempatan yang sama pada penggunaan jaringan.
Kelebihan:
§ Harga relatif murah, karena kabel yang digunakan tidak membutuhkan kabel untuk kosentrator
§ Jika salah satu computer mati, tidak akan mengganggu computer lain
Kekurangan:
§ Jika kabel putus, semua computer tidak dapat digunakan
§ Sering terjadi tabrakan file
§ Bila computer terlalu banyak akan mengalami hambatan
c. Topologi Ring
Topologi jaringan ini merupakan berbentuk lingkaran/cincin yang menghubungkan tiap nude dengan tidak terputus.
Kelebihan:
ü Harga relatif murah
ü Semua computer memiliki status dan kedudukan yang sama
Kekurangan:
ü Jika kabel terputus, jaringan tidak dapat digunakan
ü Sulit dikembangkan lebih luas
9. Protokol jaringan computer
a) Ethernet adalah protocol yang paling banyak digunakan untuk jaringan LAN dengan kecepatan transmisi bervariasi.
b) Apple Talk adalah protocol yang digunakan khusus untuk computer Apple/Macintosh dengan kecepatan 230kbps.
c) Token Ring adalah protocol yang digunakan untuk jaringan LAN yang bertopologi cincin (ring) dengan kecepatan transmisi 4mbps sampai 16 mbps
d) FDDI (Fiber Distributed Data Interface) adalah protocol yang standar digunakan untuk jaringan LAN yang jangkauannya berjarak hingga 200km.
Continue reading →
Selasa, 28 Januari 2014

Nasionalisme vs Chauvinisme

0 komentar
Arti dari Nasionalisme itu sendiri adalah cinta akan tanah air serta paham kebangsaan persatuan dan kesatuan bangsa. Sedangkan Chauvinisme adalah kesetiaan atau rasa cinta kepada tanah air secara berlebih-lebihan. Maka, disinilah letak perbedaan antara Nasionalisme dan Chauvinisme.

Perbedaan Nasionalisme seperti seorang Mahasiswa yang mencintai tanah air dimana ia dilahirkan di Indonesia yang telah merdeka, oleh karena itu ia menjaga dan melestarikan bumi pertiwi sebagai tanda bahwa ia sangat mencintai tanah kelahirannya. Seseorang yang mempunyai rasa cinta, maka ia akan mempertahankan apa yang ia miliki, sama halnya dengan seseorang yang sangat mencintai bangsa nya sendiri, ia pun akan merawat dan melindungi tanah airnya dengan setulus jiwa raganya.

Perbedaan Chauvinisme banyak kita lihat salah satunya , Banyaknya aksi demo yang dilakukan oleh massa buruh, petani bahkan para mahasiswa yang memiliki jiwa intelektual, dimana seorang mahasiswa merupakan calon generasi bangsa yang berintelektual memiliki hati nurani peduli terhadap masyarakat sekitarnya. Dewasa ini, aksi demo terjadi dimana-mana, mulai dari masalah politik, korupsi bahkan kecerobohan sebuah perusahaan seperti Lumpur Sidoarjo berakhir bencana, menyebabkan banyaknya masyarakat menjadi korban. Karena masyarakat yang sangat mencintai tanah airnya, sehingga dicampur tangankan oleh politik, mencoba untuk mengadu domba menghancurkan Negara ini.

Seseorang yang memiliki jiwa Chauvinisme terkadang bertindak diluar kendalinya. Demi mempertahankan keutuhan tanah airnya, ia rela berkorban jiwa dan raganya dengan cara berdemo untuk menyuarakan aspirasinya. Tidak jarang korban yang mencintai tanah airnya berjatuhan karena aksi itu.

Disinilah perbedaan yang pokok antara jiwa Nasionalisme dan Chauvinisme, jiwa nasionalisme bentuk solidernya melindungi Negaranya dengan hati nurani, sedangkan jiwa Chauvinisme, bentuk solidaritas berlebih-lebihan, yang didasarkan atas pikiran dan emosi.

Kita sebagai rakyat Indonesia harus memiliki jiwa tersebut, namun kita harus dapat mengendalikan rasa bangga terhadap tanah air ini, jangan sampai kita terpengaruh oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, hingga membuat tanah air ini makin terpuruk.
Continue reading →
Jumat, 24 Januari 2014

Arti 'Global Village' dan Hubungannya dengan Teknologi

0 komentar
Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.

Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.

Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan ’e’ , seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.

Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi begitu pesat, sehingga memungkinkan diterapkannya cara-cara baru yang lebih efisien untuk produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Proses inilah yang membawa manusia ke dalam Masyarakat atau Ekonomi Informasi. Masyarakat baru ini juga sering disebut sebagai masyarakat pasca industri.
Apapun namanya, dalam era informasi, jarak fisik atau jarak geografis tidak lagi menjadi faktor dalam hubungan antar manusia atau antar lembaga usaha, sehingga jagad ini menjadi suatu dusun semesta atau “Global village”.
Sehingga sering kita dengar istilah “jarak sudah mati” atau “distance is dead” . Makin lama makin nyata kebenarannya, bagaimana media massa elektronik menggagalkan halangan-halangan tempat dan waktu dalam komunikasi manusia, sehingga memampukan orang-orang untuk berinteraksi dan tinggal dalam skala global.

Sekarang ini Global Village banyak digunakan untuk mendeskripsikan internet dan dunia website. Internet menyatukan dunia dengan mengijinkan para penggunanya dari seluruh dunia untuk berhubungan dengan yang lain. Teknologi yang digunakan adalah dengan sambungan web komputer, dimana semua orang bisa bergabung dalam satu website yang sama.

Global village menggambarkan arus globalisasi di era ini. Arus globalisasi yang semakin maju ini ternyata tidak hanya membawa manusia pada kemudahan dalam mengakses belahan dunia manapun, atau melakukan perpindahan fisik dan intelektual imajinatif kemanapun dia suka, namun juga membawa manusia pada pencarian identitas diri yang semakin intens. Kebutuhan identifikasi diri ini menjadi begitu mendesak di tengah- tengah kondisi yang ditengarai sebagai pelucutan manusia dari sekat-sekat primordial.

Globalisasi sebagai suatu proses pada akhirnya akan membawa seluruh penduduk planet bumi menjadi suatu world society dan global society. Hal ini harus dipandang dan dipahami sebagai proses wajar yang tak terhindarkan yang diakibatkan oleh semakin majunya peradaban manusia di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), khususnya teknologi komunikasi dan informasi. Sebab bagaimanapun, global society yang oleh Miriam L Campanella dalam buku Transition to a Global Society diartikan sebagai an idealistic cosmopolitan and universal society that includes all the people, living on earth, without regard to cultural and ethical beliefs lambat maupun cepat akhirnya akan menjadi kenyataan.

Ini menampakkan wujudnya yang paling nyata. Peristiwa di pojok bumi manapun dengan cepat dapat dikomunikasikan ke seluruh dunia. Akibatnya manusia semakin menyadari posisinya sebagai sesama warga satu desa dunia atau a global village. Sebagaimana halnya warga desa yang saling kenal mengenal satu sama lain serta selalu saling bergotong royong dalam mewujudkan keamanan dan kesejahteraan seluruh warga, demikian pula hendaknya sikap manusia sebagai sesama warga planet bumi.

Menyadari bahwa kesatuan umat manusia adalah konsekuensi dari kemajuan peradaban manusia, maka globalisasi justru harus dihadapi dengan kesiapan untuk berlomba dalam mendakwahkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat dunia. Dengan cara bersikap kreatif dengan menggali tak kenal henti saripati dan hikmah ajaran Islam untuk didakwahkan dan disumbangkan sebagai rahmat bagi seluruh alam (rahmatan li al-alamin) .

Contoh dari praktik pelaksanaan Global Village ini adalah, misalnya, ketika ada misionaris Korea yang ditangkap kelompok Taliban di Afganistan, masyarakat di Indonesia dapat dengan mudah meng-akses berita ini. Dari kasus ini, dapat disimpulkan, bahwa masyarakat dunia telah tergabung dalam global village, di mana jarak, waktu dan hambatan lainnya tidak lagi menjadi halangan untuk berkomunikasi. Contoh lainnya adalah dengan media handphone, kita dapat ber-video-call dengan orang di pulau lain atau di daerah jauh lainnya, seakan-akan tidak terdapat jarah di antara komunikator tersebut, bisa disimpulkan kembali bahwa jagad ini menjadi suatu dusun semesta atau “Global village”.
Continue reading →
Senin, 06 Januari 2014

Hakikat Demokrasi

0 komentar
Istilah demokrasi sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Secara bahasa, demokrasi berasal dari bahasa Yunani, yaitu demos (rakyat) dan kratos (pemerintah), yang artinya pemerintahan rakyat atau rakyat yang berkuasa. Dengan kata lain, demokrasi merupakan suatu tatanan pemerintahan, di mana pemerintahan dilaksanakan dari, oleh, dan untuk rakyat.

Istilah demokrasi diperkenalkan pertama kali oleh Aristoteles sebagai suatu bentuk pemerintahan, yaitu suatu pemerintahan yang menggariskan bahwa kekuasaan berada di tangan banyak orang (rakyat). Dalam perkembangannya, demokrasi menjadi suatu tatanan yang diterima dan dipakai oleh hampir seluruh negara di dunia.

Ciri-ciri suatu pemerintahan demokrasi adalah:
1. adanya keterlibatan warga negara (rakyat) dalam pengambilan keputusan politik, baik langsung maupun tidak langsung (perwakilan);
2. adanya persamaan hak bagi seluruh warga negara dalam segala bidang;
3. adanya kebebasan dan kemerdekaan bagi seluruh warga negara;
4. adanya pemilihan umum untuk memilih wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat.

Dilihat dari tata cara mengambil keputusan politik dan pemilihan wakil rakyat (pejabat lembaga negara), demokrasi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu demokrasi langsung dan tidak langsung.

1. Demokrasi langsung adalah rakyat turut serta secara langsung mengambil keputusan politik yang menyangkut kepentingan warga negara. Demokrasi langsung dilaksanakan di suatu negara dengan jumlah penduduk kecil (kurang dari 50.000) dan wilayah yang kecil. Coba renungkan mengapa demokrasi langsung dapat dilaksanakan di daerah kecil dengan penduduk yang sedikit pula! Contoh negara yang menerapkan demokrasi langsung adalah negara Kota Athena (Yunani Kuno). Adakah demokrasi langsung di Indonesia?

2. Demokrasi tidak langsung atau perwakilan, yaitu demokrasi di mana rakyat mewakilkan kepentingan dan aspirasinya kepada lembaga negara. Orang-orang yang memegang jabatan dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum.

Manusia merupakan makhluk berbudaya. Artinya manusia menciptakan sesuatu yang dibutuhkan dalam hidup dan kehidupannya. Sesuatu yang diciptakan oleh kemampuan manusia itulah yang disebut budaya. Jadi, budaya demokrasiberarti suatu tatanan yang diciptakan oleh manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara atas dasar nilai-nilai demokrasi.

Sebenarnya, masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan budaya demokrasi. Hal itu dapat dilihat dalam tradisi masyarakat yang sudah berkembang dalam menyelesaikan masalah bersama, antara lain sebagai berikut.

1. Masyarakat Jawa memiliki tradisi rembug desa di balai desa dalam rangka membicarakan masalah bersama.
2. Masyarakat Sumatera Barat mempunyai tradisi kerapatan nagari, yaitu musyawarah di balai gadang untuk membicarakan masalah bersama sebagai berikut.
3. Masyarakat Sulawesi mempunyai radisi Mapalus.

Tradisi-tradisi di atas senantiasa mengembangkan budaya demokrasi. Nilai-nilai budaya demokrasi modern terus berkembang seiring tuntutan demokratisasi. Nilai-nilai budaya demokrasi secara umum adalah sebagai berikut.

1. Menyelesaikan setiap perselisihan secara damai.
2. Menjamin perubahan dalam masyarakat secara damai.
3. Menyelenggarakan pergantian pemimpin secara tertib dan teratur.
4. Menghindari kekerasan dalam menyelesaikan masalah.
5. Menerima berbagai perbedaan dalam masyarakat.
6. Menjamin keadilan.
7. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
8. Menghargai kebebasan berpendapat dan memperoleh informasi.
Continue reading →